Kegagalan Konser Lady Gaga di Indonesia

 

 


KONSER LADY GAGA DI INDONESIA AKHIRNYA BENAR – BENAR BATAL

 

 

KABARNYA UANG TIKET KEMBALI PADA 10 JUNI

 

Polemik tentang konser penyanyi Lady Gaga akhirnya mencapai klimaks. Diva asal Amerika Serikat (AS) itu memutuskan untuk batal konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta yang direncanakan pada 3 Juni nanti.

 

 

Pernyataan pembatalan konser ini dikeluarkan pihak Lady Gaga kepada promotor Big Daddy Entertainment Minggu (27/5) pagi. Alasan pembatalan itu adalah keamanan. Pihak Lady Gaga terus mengikuti perkembangan pro-kontra konser mereka di Indonesia dan menyadari adanya potensi keamanan.

 

“Last Minute, pihak Gaga memutuskan untuk membatalkan konser. Mereka memberi tahu ini kemarin pagi (27 Mei 2012),” kata Presiden Direktur Big Daddy Entertainment Michael Rusli yang ditemani kuasa hukumnya, Minola Sebayang, di Senayan City, Jakarta, kemarin.

 

“Sebenarnya kami menggelar konfrensi pers ini bukan untuk memberitahukan pembatalan, melainkan untuk update tentang konser. Tapi, ternyata tadi keputusan begitu. kami cukup shok,” tutur Michael.

 

Michael menjelaskan, alasan pembatalan memang sangat kompleks. Pihak menejemen penyanyi bernama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta itu mempertimbangkan semua perkembangan yang terjadi di menit ke menit. Yang utamaadalah masalah keamanan. “Dengan adanya ancaman – ancaman bila konser itu tetap diselenggarakan, akhirna keputusannya batal,” kata Michael.

 

Pertimbangan keamanan itu bukan hanya terhadap Lady Gaga, tapi juga semua pihak. Mulai kru sang penyanyi, tim promotor, dan yang terpenting keamanan penonton. “Mereka sangat concern, tidak mau ada yang terluka atau cedera,” tegasnya.

 

Soal perizinan yang selama ini dipermasalahkan, pihak promotor menyatakan bahwa 95 persen perizinan terpenuhi. Pemerintah pun sudah mendukung. “Jadi, bukan masalah izin,” ucap Michael.

 

Minola sebayang menambahkan, selain suara penolakan, sejatinya banyak kalangan yang mendukung kedatangan Lady Gaga ke Indonesia. Pihak promotor sudah memintake Mabes Polri untuk bisa dilakukan mediasi dengan kelompok – kelompok yang menentang.

 

“Tapi, sampai adanya pernyataan pembatalan ini, kami belum dipertemukan,” katanya.

Terkait dengan menyesuaikan dengan kebudayaan Asia, Lady Gaga sudah melakukannya. Misalnya, ketika konser di Seoul, Korsel, dan Filipina, penampilannya relatif “sopan”. “Penampilannya di negara Asia tidak ada yang seprofokatif di video klip. Sekali lagi, ini masalah keamanan. Lady Gaga tidak mau dalam konsernya ada korban. Ini adalah wewenang mereka untuk membatalkan,”tegas Michael.

 

Melalui akun Twitter @ladygaga, sang diva menyatakan betapa kecewa batal konser di Indonesia. Padahal, konser di Jakarta merupakan salah satu konser terbesarnya. Konser tersebut akan ditonton oleh 50ribu orang. ” Kami harus membatalkan konser di Indonesia. Saya sangat, sangat menyesal. Untuk para penggemar, saya juga sama hancurnya dengan kalian. Kalian adalah segalanya bagi saya,”tulisnya.

 

Pembatalan ini tak hanya membuat kecewa Little Monster – sebutan untuk penggemar Lady Gaga -, tapi juga promotor. “Kami sudah mengupayakan ini lumayan lama. Kami sudah berjuang agar konser ini tetap berjalan. Sayang sekali tidak bisa (dilaksanakan),” kata Michael.

 

“Padahal konser itu besar. Opportunity sekali buat Indonesia. Konsepnya bedadengan show di negara Asia lain. Ini out door dan ditonton 50 ribuan orang,” sambungnya.

 

Michael tidak mau mengungkapkan kerugian yang dideritanya. “Saya tidak mau diskusi masalak commercial. Tentang uang muka yang katanya sudah dibayar 50 persen, itu tidak tepat. setiap kontrak itu berbeda – beda. Itu salah,” katanya.

 

Yang pasti, konsekuensi pembatalan ini adalah pihak promotor harus mengembalikan uang tiket yang sudah dibeli. Metode pengembalian tiket calon penonton akan disosialisasikan pada Rabu (30/5).

 

“Uang tiket pasti dikembalikan utuh. Kami jadwalkan refund bisa dilakukan pada 10 Juni dan tidak terbatas waktu,” jelas Michael.

 

Sementara itu, Mabes Polri terkesan enggan disalahkan atas pembatalan konser Lady Gaga. Polisi beralih bahwa surat permohonan izin konser itu belum masuk. “Kami justru baru tahu batal dari media. memang belum ada surat ke mabes,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution di Jakarta kemarin (27/5).

 

Saud menegaskan bahwa pihaknya tidak ikut campur dalam pembatalan konser. “Secara formal, belum ada surat permohonan izin dan surat – surat dari promotor. Jadi, itu keputusan mereka sendiri,” ujar mantan Kadensus 88 Polri tersebut.

 

“Tidak hanya konser Lady Gaga, tapi semua artis asing yang mau tampil di Indonesia harus ikut aturan yang berlaku,” sambung mantan ketua tim penyidik video porno Ariel Peterpan itu.

 

Saud mengungkapkan, polisi tidak pernah merasa ditekan oleh siapapun dalam polemik perizinan konser Lady Gaga.

 

“Kami netral. Kami mendengar suara pro maupun kontra konser itu. Kami hormati perbedaan,” tutur dia.

Menakertrans Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan izin kerja bagi Lady Gaga di Indonesia. Bahkan, izin tersebut telah diteken sejak dua hari lalu. “Kita sudah mengeluarkan izin bagi Lady Gaga,” ujar Muhaimin kemarin.

 

Mauhaimin menuturkan, pihaknya berupaya tidak diskriminatif. Kemenakertrans akan mengeluarkan izin jika yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan seperti halnya tenaga kerja asing.

 

 

Sumber: Jawa Pos. edisi : Senin 28 Mei 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s